Perlindungan dari Yang Tak Terlihat
Renungan Surah Al-Falaq tentang bahaya yang datang tanpa terlihat—dari gelap, dari iri, dan dari sesuatu yang merusak secara diam-diam. Mengajak kembali kepada-Nya sebagai satu-satunya tempat berlindung.
Tidak semua yang melukai kita
datang dari dalam.
Ada yang datang dari luar—
tanpa kita undang,
tanpa kita sadari,
tiba-tiba hadir dalam hidup kita.
Dari gelap yang tidak kita mengerti.
Dari sesuatu yang disembunyikan dalam kegelapan.
Dari hati yang menyimpan iri,
yang tidak pernah kita lihat,
tapi diam-diam menginginkan hilangnya nikmat dari kita.
Dan dari sesuatu
yang dirangkai pelan…
halus…
namun pasti merusak.
Kita tidak selalu tahu
dari mana datangnya.
Tidak semua bisa kita lawan.
Tidak semua bisa kita hindari.
Maka kita diajarkan—
untuk tidak bergantung pada diri sendiri.
Kepada-Nya kita berlindung.
Rabb yang menguasai waktu fajar—
yang membelah gelap menjadi terang.
Yang menunjukkan bahwa
segelap apa pun sesuatu,
tidak pernah benar-benar kekal.
Kita berlindung kepada Nya—
dari kejahatan dan dari yang Dia ciptakan.
Dari gelap yang menyelimuti.
Dari sesuatu yang dihembuskan diam-diam,
yang merusak tanpa terlihat.
Dan dari hati yang iri,
yang tidak pernah tenang
melihat orang lain diberi.
Karena tidak semua ancaman terlihat.
Dan tidak semua bahaya terasa sejak awal.
KepadaMu ya Allah kami berlindung—dari sesuatu yang datang tanpa kami pahami, namun mampu melukai tanpa kami sadari.