Bisa jadi itu bukan Rindu

Bisa jadi itu bukan Rindu

Ada rindu.

Sering kali datang tiba-tiba.

Tanpa tahu tertuju ke mana.

Pada siapa.

Atau pada apa
yang diam-diam
menyentuh hatimu.

Padahal tidak lelah.

Tidak juga banyak pikiran.

Tidak sedang merasa bosan.

Tidak pula sedang kehilangan.

Hanya saja,
sedang tidak melakukan apa pun.

Seperti ada ruang kosong
yang terasa sia-sia.

Sementara waktu tetap berjalan.

Tanpa peduli keadaan.

Dan di sanalah,

rindu itu muncul.

Tanpa sebab yang jelas.

Namun terasa nyata.

Atau bisa jadi,
itu bukan rindu.

Tapi panggilan dalam hati,
untuk kembali
pada diri yang lebih tenang.

Menghitung kembali langkah.

Merapikan kebutuhan
dan keinginan.

Menyederhanakan cara berpikir.

Mengelola emosi
menjadi spiritual.

Mungkin,
ia adalah tanda jeda.

Agar kita berjalan
pada tempo kehidupan.

Atau agar dada
mampu menampung lebih luas:

keikhlasan,
kesabaran,
dan kesederhanaan.

Menerima
apa yang telah Tuhan takdirkan.